Wednesday 9th of September 2026

Demon Slayer Secara Resmi Akan Mengakhiri Kisah Para Hashira Selamanya

Demon Slayer Secara Resmi Akan Mengakhiri Kisah Para Hashira Selamanya

--

Dalam film pertama, Giyu dan Tanjiro bertarung melawan Akaza dan akhirnya menang, sementara Zenitsu mengalahkan Kaigaku, dan Shinobu bertarung melawan Doma. Sayangnya, Shinobu kehilangan nyawanya dalam pertempuran tersebut. Hal ini menjadikannya korban pertama dari kalangan Hashira dalam arc Kastil Infinity. Pengorbanannya tidak sia-sia, namun nyawanya terenggut dalam proses tersebut, sementara yang lain harus terus maju untuk menyelesaikan perjuangan yang telah berlangsung selama satu abad.

Baca: Review dan Rekomendasi Update Genius Girlfriend (2026) full Episode Subtitle Indonesia, Benih Cinta Mulai Tumbuh di Antara Keduanya

Baca: Kamui Memiliki Kekuatan Spiritual yang Luar Biasa! Review Kamui: He's Behind You Chapter 76 Scan Indonesia

Film berikutnya yang kami nantikan adalah Demon Slayer: Infinity Castle Part 2. Film ini diproyeksikan akan dirilis pada tahun 2027 di Jepang, namun kami belum menerima tanggal rilisnya.

Film kedua ini akan menampilkan kelanjutan pertempuran melawan prajurit terkuat Muzan, yaitu Doma dari Peringkat Atas 2 serta Kokushibo dari Peringkat Atas 1. Khususnya dalam pertempuran melawan Kokushibo, kita akan menyaksikan jatuhnya seorang Hashira lainnya. Hashira berikutnya yang akan tewas adalah Muichiro, yang merupakan anggota Hashira termuda sekaligus jenius terhebat di antara mereka.

Secara teknis, ia adalah keturunan Kokushibo, dan pertarungan mereka akan menjadi salah satu yang paling mengerikan. Dalam manga, Muichiro dibantu oleh Genya, tetapi keduanya akhirnya dikalahkan oleh Iblis Pernapasan Bulan.

Meskipun pada akhirnya tewas, Muichiro memainkan peran penting dalam pertempuran ini, karena ia mengaktifkan Nichirin Merah Cerah untuk menghentikan laju Kokushibo.

Hal ini memungkinkan Gyomei dan Sanemi untuk melancarkan serangan terakhir dan memenggal kepala Pejabat Tingkat 1 itu sekali dan untuk selamanya. Sama seperti Shinobu, pengorbanannya memungkinkan rekan-rekannya untuk terus maju menuju pertempuran terakhir, serta membantu menahan Muzan hingga fajar menyingsing.

Source:

Update Terbaru

RELATED POST